Hijup

Hijup

Hijup – Sejak awal, HIJUP memposisikan dirinya sebagai perantara antara para desainer dengan calon pembeli di seluruh dunia. HIJUP berusaha membangun simbiosis mutualisme para desainer dapat meningkatkan keuntungan secara lebih efisien, slamic fashion e-commerce pertama di dunia yang berdiri pada tahun 2011.

Dengan konsep online mall, HIJUP menyediakan berbagai macam produk terbaik desainer fashion muslim Indonesia. Produk yang disediakan antara lain modest fashion items seperti, pakaian, fashion, hijab, jilbab, kerudung, mukena, tas, sepatu, dan aksesori. sedangkan calon pembeli dapat lebih mudah menemukan kebutuhannya. HIJUP secara konsisten mengusung misi untuk menampilkan brand lokal Indonesia ke kancah dunia.

Sejarah

HIJUP berdiri pada tanggal 1 Agustus 2011, atas inisiatif Diajeng Lestari yang sebelumnya berprofesi sebagai pekerja kantoran. Awalnya HIJUP hanya memiliki dua orang karyawan, seorang admin komputer dan seorang admin gudang, sedangkan untuk pengerjaan websites, Ajeng dibantu oleh tim IT perusahaan suaminya, CEO BukaLapak (Achmad Zaky).

Baca juga :

Pertemanan dengan beberapa desainer muslim yang tergabung dalam komunitas “Hijabers Community” membuka jalan Diajeng untuk menggaet tenant berkualitas di HIJUP. Ajeng mengunjungi beragam pameran, menemui para desainer satu per satu guna mengajak mereka bergabung sebagai tenant. 14 tenant pertama dan masih bergabung sejak awal hingga kini adalah Ria Miranda, Shabilla, Casa Elana. HIJUP resmi meluncur pada 1 Agustus 2011 yang ditandai oleh acara media conference di Hotel Sultan Jakarta. Berangkat dari kantor sederhana seluas 3×3 meter, dua orang karyawan, dan perlengkapan seadanya, HIJUP mulai beroperasi. Ruangan ini digunakan sebagai ruang admin di saat weekday, dan berubah menjadi studio foto katalog saat weekend.

Dengan kekuatan “Word of Mouth”, tenant pun semakin bertambah hingga ratusan brand. Tak hanya di Indonesia, HIJUP mendapat respons positif dari mancanegara seperti Brunei Darussalam, Singapura, Kanada, dan Inggris. Bahkan pada tahun pertamanya, HIJUP menerima mahasiswa magang dari sebuah perguruan tinggi asal Perancis yang tertarik mendalami seluk-beluk HIJUP.

Related posts